Gegara Kasus Tambang, Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota Dicopot

By Admin 01 Jul 2020, 19:19:11 WIB HUKUM
Gegara Kasus Tambang, Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota Dicopot

Keterangan Gambar : Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas memimpin upacara kenaikan pangkat. Foto: Istimewa



Jayapura, Potret.co- Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP YF dinonaktifkan dari jabatan pasca penggerebekan tambang emas ilegal di wilayah Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Jumat (26/6). 


Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas menegaskan, penonaktifan Kasat Reskrim dari jabatannya demi proses hukum dan netralitas Polri dalam penanganan kasus tambang ilegal. 


“Demi untuk proses hukum dan netralitas, maka saya mengambil langkah untuk menonaktifkan pejabat Kasat Reskrim,” tuturnya kepada wartawan usai memimpin upacara kenaikan pangkat di halaman Mapolresta, Selasa (30/6).


Selain menonaktifkan Kasat Reskrim, Gustav juga telah mengambil langkah-langkah pemeriksaan oleh seksi Propam Polresta Jayapura Kota terkait dugaan perbuatan tercela maupun yang dapat menurunkan citra Polri. 

“Pemeriksaan oleh Sie Propam Polresta tentunya akan kita laporkan kepada Bidang Propam Polda Papua terkait hasil-hasil pemeriksan dan perkembangan ke depan,” katanya sembari menjelaskan pelaksanaan harian Kasat Reskrim telah dijabat Kaur Bin Ops Reskrim, Iptu Zakarudin untuk memimpin penyidikan tambang ilegal. 


Menurut Gustav, AKP YF tidak melaksanakan perintahnya melaksanakan tugas pokok kepolisian dalam penegakan hukum aktivitas penambangan ilegal di kawasan Buper Waena, sejak awal April lalu. 


“Saya menganggap perintah dan petunjuk untuk penegakan hukum atau untuk menghentikan kegiatan tidak diindahkan atau tidak dilaksanakan baik oleh jajaran reskrim,” bebernya.


Dia pun menyatakan akan terus melaporkan segala perkembangan kasus ke Kapolda Papua serta membuka secara transparan jika ditemukan indikasi pembiaran atau “membekingi” dalam kasus tambang emas ilegal.


“Nanti dari pemeriksaan itu akan diungkap seperti apa faktanya. Tentunya akan kita buka secara transparan agar menjadi pembelajaran kepada seluruh jajaran kita terkait tugas pokok yang wajib dilaksanakan dan tidak menurunkan citra sebagai pelayan masyarakat dan penegak hukum,”katanya.


Sebelumnya, Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Robby Urbinas menggerebek lokasi penambangan emas ilegal di kawasan Buper Distrik Heram, Jumat (26/6/2020). Sedikitnya 17 penambang ilegal diamankan dari lokasi bersama sejumlah barang bukti. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video