Duta Pariwisata Papua Kurang Dapat Dukungan Pemda

By Admin 11 Nov 2019, 07:26:09 WIB DAERAH

Keterangan Gambar : Duta Pariwisata Bersama Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Yahukimo


JAYAPURA - Dua Putra dan Putri Papua perwakilan dari Kabupaten Jayapura dan Yahukimo berhasil menangi kontes pemilihan Duta Pariwisata Papua 2019.

Keduanya adalah Eliezer Jody Wahey, perwakilan Putra Papua dari Kabupaten Jayapura dan Marthina Martince Febriana Sirigaron, dari Kabupaten Yahukimo.

Keduanya berhasil menang melawan perwakilan putra dan putri Papua pada ajang pemilihan Putra dan Putri Pariwisata Papua 2019 yang diselenggarakan di Kabupaten Boven Digoel 23-27 Juli 2019 lalu, dan mengalahkan pesaing-pesaingnya dari perwakilan 29 Kabupaten dan satu Kota di Papua.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Yahukimi, Nico Ibayane,S.IP mengakui jika pihaknya sangat berbangga dengan prestasi yang ditorehkan pemuda/i Yahukimo hingga mampu menembus ajang tingkat nasional. 

"Selama ini kita hanya dapat posisi runer up, tapi kali ini kita bisa berangkat ke nasional. Kita sangat bangga, dan semoga nantinya di Bali, kita bisa menang," kata Nico.

Dirinya meminta dukungan semua pihak untuk suksesi dan kemenangan pasangan Putra dan Putri Pariwisata Papua ini.

"Pariwisata adalah sektor unggulan di Papua, sehingga dengan berangkatnya putra dan putri kita ini berarti secara tidak langsung dipercayakan Papua untuk turut mempromosikan wisata kita keluar. Jadi kami harap dukungan semua pihak,"ucapnya.

Marthina Martince Fimebriana Sirigaron, Putri Pariwisata asal Kabupaten Yahukimo mengaku semua persiapan telag dilakukan untuk memenagi ajang bergengsi tersebut.

"Karena ini duta pariwisata, maka setidaknya semua kaitannya dengan pariwisata di Papua kita sudah siapkan materinya. Kita dorong wisata Boven Digoel yakni bekas pengasingan bapak Muhammad Hatta sebagai destinasi wisata. Karena tempat bersejarah itu kondisinya terbengkalai, selain seni budaya dan busana Papua,"katanya.

Namun, keberhasilan duta wisata tersebut untuk bertarung di even nasional ternyata tidak mendapat sopport dari Pemerintah Kabupaten Jayapura. Lidia Maria Mokay, salah satu orang tua dari dua Duta Pariwisata tersebut mengungkap kekecewaannya.

"Masak yang akan membawa nama baik Kabupaten Jayapura untuk even nasional tidak mendapat dukungan biar sepeserpun tidak ada. Ini even nasional. Saya berbangga sebagai orang tua anak saya bisa menang di Papua dan ke Bali untuk nasional, tapi masak tidak ada dukungan pemda. Ini Pemda bagaimana,"kata Lidya.

Meski begitu, dirinya tidak patah arang. Diakuinya bisa secara mandiri memberangkatkan putranya tersebut mengikuti ajang bergengsi tingkat nasional. 

"Kita bisa berangkatan sendiri anak-anak kita. Cuma ya kita sayangkan saha sikap Pemda. Saya salut dengan Pemda Yahukimo, yang perhatian dengan anaknya yang menang dan berangkat ke nasional,"katanya.

Menanggapu itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Joko Sunaryo mengaku tidak ada pos anggaran untuk membiayai keberangkatan duta pariwisata ke Bali.

"Sebetulnya bukan tidak diperhatikan, namun DPA anggaran untuk itu, hanya ditingkat Kabupaten, dan itupun anggarannya terbatas, sehingga untuk nasional kita tidak bisa memberikan bantuan,"kata Joko.

 

Dijelaskan, pihaknya telah membuat proposal pengajuan ke Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awautouw, namun urung juga ada jawaban.

 

"Sekrang sudah pada tingkat telaahan di Sekda, namun belum keluar juga. Saya mengartikan begini untuj even ini. Kalua tingkat Kabupaten itu ranahnta kita, namun jika tingkat Provinsi mewakili Provinsi Papua, maka harusnya Provinsi yang berperan. Mereka bilang separuh-separuh, tapi kita tunggu proses itu,"ungkapnya.

 

Untuk diketahui, rencananya Senin esok even nasional pagelaran Duta Pariwisata Indonesia akan digelar di Denoasar Bali pada 12-17 November 2019. (Min).

 

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment