Bawa Kayu Gaharu Ilegal, Warga PNG diamankan di Perbatasan

By Admin 10 Jun 2019, 19:19:27 WIB HUKUM
Bawa Kayu Gaharu Ilegal, Warga PNG diamankan di Perbatasan

Keterangan Gambar : Satgas Pamtas saat mengamankan kayu gaharu iIIeggal yang dibawa dari PNG.


Potret.Co, Jayapura- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH saat mengamankan seorang warga PNG yang membawa kayu Gaharu tanpa dokumen, Minggu 09 Juni 2019.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa karena komoditi jenis kayu Gaharu memiliki nilai jual yang tinggi sehingga kerap dimanfaatkan untuk dijual di Indonesia.

“Saat itu Anggota kami bernama Serka Dede sedang melaksanakan sweeping bagi pelintas batas dari arah PNG, saat seorang warga PNG bernama, Gerald Baria,”

Pria yang berusia 40 tahun telah  dipemeriksaan dan diamankan kayu gaharu tanpa dokumen seberat 19,5 Kg.

“Saat kami interogasi lebih dalam, Bapak Gerald mengaku tidak mempunyai surat-surat atau dokumen resmi yang sah, dan menurut keterangannya kayu tersebut hendak dijual ke Indonesia untuk mendapatkan uang,” jelasnya.

Ditambahkan Mayor Erwin, kayu Gaharu sendiri memiliki nilai jual mahal karena banyak  kegunaannya salah satunya sebagai bahan dasar dari parfum.

“Jenis kayu ini sudah menjadi komoditas perdagangan dari berbagai dunia, keterbatasan jumlah kayu Gaharu di alam serta tingginya permintaan dan minat terhadap jenis kayu ini membuat harga kayu ini sebagai salah satu komoditas mahal, untuk per kilo bisa mencapai harga Rp. 950.000,” tambahnya

“Saat ini barang bukti kayu jenis Gaharu tersebut sudah kami serahkan kepada pihak Balai Karantina Pertanian, Skouw,” ujarnya.(vito)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment