BEM Uncen Tolak Wacana Pemekaran Provinsi Papua Tengah

By Admin 06 Apr 2019, 14:55:30 WIB DAERAH
BEM Uncen Tolak Wacana Pemekaran Provinsi Papua Tengah

Keterangan Gambar : Penolakan wacana pemekaran Provinsi Papua Tengah Oleh BEM Uncen


Potret.co - Jayapura - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih (Uncen) menolak rencana pemekaran Provinsi Papua Tengah. Jumat (5/4/2019).

 

Melalui rilis yang diterima media ini, Ketua BEM Ferry Kombo mengaku jika pemekaran Papua Tengah atau pemekaran Kabupaten/Kota di Papua tidak memberikan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bagi Orang Asli Papua (OAP), justru menurutnya akan berdampak sebaliknya.

 

"Faktanya yang terjadi hari ini di Papua dalam bidang ekonomi, politik pemerintahan, pendidikan, sosial, budaya dan dalam bidang apapun di Papua masih di kuasai oleh orang dari luar Papua. Maka permintaan Provinsi baru  bukanlah solusi bagi orang asli Papua,"kata Ferry.

 

Yang ada, kata dia, OAP akan tersingkir diatas tanahnya sendiri, menjadi penonton bagi warga non Papua yang menurutnya hampir menguasai semua sendi kehidupan di Papua.

 

"Kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, dan kepunahan yang sedang terjadi di atas tanah ini tetap akan terjadi meski ada pemekaran sekalipun. Orang Papua akan jadi penonton, mereka akan jalan tanpa harapan hidup yang jelas dan akan hidup miskin hingga punah di atas tanahnya sendiri,"katanya.

 

Oleh karena itu, untuk menjawab persoalan yang terjadi saat ini, menurutnya dengan memberdayakan masyarakat asli Papua, sehingga mampu bersaing dan sejahtera.

 

"Ini harus dilakukan pemerintah, dari skup perkotaan hingga di kampung. Warga Papua harus sejahtera dengan kekayaan alam yang dimiliki.  Jangan pemekaran yang justru akan menyingkirkan mereka,"katanya.

 

Selain itu, pemerintah menurutnya, harus menekan angka kematian bagi OAP. Diakui Fery angka kematian di Papua cukup tinggi, baik akibat perang suku, miras atau hal lain.

 

"Ini turut menjadi keprihatinan,  Pemerintah harus sadar akan angka kematian Orang Papua yang cukup tinggi. Harus ada langkah kongkrit untuk itu,"ucapnya.

 

Untuk informasi, wacana pemekaran Provinsi Papua Tengah mengemuka setelah pada 1 April lalu, Bupati Mimika mengajukan rencana tersebut ke Presiden Joko Widodo. Presiden kala itu, mengaku masih akan mempelajari lebih dalam permintaan pemekaran tersebut. 

 

 

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden dan Wakil Presiden Favorit Anda ?
  Jokowi-Ma'ruf
  Prabowo-Sandiaga

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video