Banjir di Tolikara, Sejumlah Jembatan Ambruk

By Admin 13 Feb 2021, 14:37:01 WIB DAERAH
Banjir di Tolikara, Sejumlah Jembatan Ambruk

Keterangan Gambar : Warga Tolikara melintasi sungai tanpa jembatan. (Foto : Istimewa)


Tolikara, Potret.co – Hujan deras yang turun selama beberapa hari ini, menyebabkan sungai meluap menyebabkan jembatan ambruk dan terhanyut di tiga Distrik di Kabupaten Tolikara.

 

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Tolikara, Yendiles Afrika Towolom meninjau tiga Distrik lokasi banjir di empat Sungai masing – masing sungai Tiri Kampung Tiri, Sungai Goyage Kampung Dugi, dan Kampung Goyage, Sungai Tigini Kampung Tigikun,dan sungai Geya kampung Geya dan Kampung Timori Distrik Geya.

 

“Hujan deras beberapa hari terakhir menyebabkan empat Sungai atau kali yakni sungai Geya, Sungai Tigikun, dan Sungai Goyage, serta Sungai Tiri banjir akibatnya empat jembatan ambruk dan terhanyut,” kata Yendiles mengutip Pasificpos.com, Jumat (12/2/2021).

 

Menurutnya, kondisi ini membuat akses transportasi roda dua dan roda empat lumpuh, dan warga di tiga Distrik tidak bisa keluar ke kota Karubaga. “Banjir yang paling parah terjadi di Kampung Dugi dan Goyage Distrik Goyage, dan Kampung Geya dan Kampung Timori Distrik Geya,” ungkapnya.

 

Dikatakan Yendiles Towolom, akibat intensitas hujan yang tinggi hampir merata di wilayah Kabupaten Tolikara, lalu suplay atau debit air meningkat membuat banjir dan longsor.

 

“Sejak awal bulan Februari sudah terjadi banjir di beberapa wilayah Tolikara. Namun air kembali meningkat setelah hujan deras yang hampir merata di Kabupaten Tolikara” tandasnya.

 

Dari peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa, namun beberapa lahan perkebunan warga tertimbun longsor dan terhanyut derasnya banjir.

 

Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan dan jalan agar lalu lintas kendaraan dan aktivitas perekonomian dapat berjalan normal.

 

“Saat ini masyarakat sangat sulit ke Kota Karubaga, demikian pun sebaliknya. Besar harapan kami Wakil Rakyat utusan dari Distrik Goyage agar Pemda Kabupaten Tolikara segera membangun kembali jembatan yang terputus ini,” harap Yendiles.

 

Pada kesempatan yang sama, Yendiles mengimbau agar masyarakat selalu waspada karena tingginya curah hujan di bulan Februari.

 

Masyarakat yang berada di daerah rawan longsor diimbau agar bisa mencari tempat aman. “Saat hujan deras, jangan menyeberang kali karena mudah hanyut. Jangan anggap sepele, musibah bisa terjadi kapan saja,” imbaunya. (red)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment