Ampera ; Aspirasi Pemekaran Bukti Warga Papua Tak Semua Mau Referendum

By Admin 05 Nov 2019, 20:55:01 WIB NASIONAL
Ampera ; Aspirasi Pemekaran Bukti Warga Papua Tak Semua Mau Referendum

Keterangan Gambar : Stenly Salamahu Sayuri Ketua Umum Ampera saat menggelar konfrensi pers di Abepura


Pelayanan Publik Merupakan Hal Mendasar Pemekaran.

Potret.co, Jayapura - Ketua Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Papua (AMPERA) Stenly Salamahu mengungkapkan bahwa isu pemekaran itu kita harus lihat dari berbagai Aspek.

Dijelaskan, secara geografis, Papua memiliki luas 421.981 km persegi dan merupakan pulau terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk 3.265.202 Jiwa dan tersebar di pesisir dan pendalaman Papua.

"Masalah Pelayanan Publik merupakan alasan mendasar dimekarkannya wilayah provinsi Papua. Tahun 2003 wilayah Papua dimekarkan menjadi dua provinsi, Papua dan Papua Barat,"jelasnya.

Hal tersebut menjadikan Papua Barat lebih berkembang dari Papua terutama di sector pelayanan public dan pemerataaan pembangunan.

"Secara politik, isu pemekaran merupakan bukti penolakan secara tidak langsung terhadap isu referendum di Papua. Oleh sebab itu, isu referendum tidak dapat digeneralisasi sebagai aspirasi rakyat Papua secara umum,"ungkap Stenly di jayapura, Senin (4/11/2019).

Selain itu, pemekaran juga merupakan solusi dalam mendorong akselerasi pembangunan di Papua terutama pembangunan Sumber Daya Manusia. 

Mengingat selama kurun waktu 2001 – 2019/18 tahun Otonomi Khusus diberlakukan, pembangunan SDM, jaminan kesehatan, pembangunan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan khususnya Orang Asli Papua masih mengalami ketimpangan. 

"wajar jika ada masyarakat Papua yang ingin menuntut pemekaran/DOB sebagai solusinya," ujarnya. (Surya).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment