35 Mama Papua Ikuti Pelatihan Kuliner Untuk PON 2020

By Admin 19 Feb 2019, 12:25:01 WIB DAERAH
35 Mama Papua Ikuti Pelatihan Kuliner Untuk PON 2020

Keterangan Gambar : Kepala dinas koperasi dan UMKM,( Usaha Mikro, Kecil,Menegah) Kabupaten Jayapura, Jhon Wikcklif Tegai saat menyematkan tanda peserta kepada dua mama-mama Papua yang ikut pelatihan kuliner (Gultom)


Potret.Co Sentani- Sebanyak 35 mama-mama Papua yang berada di Kota Sentani dan sekitarnya selama 4 hari mengikuti pelatihan kewirausahaan bidang kuliner bagi pelaku usaha mikro kecil yang diselenggarakan oleh dinas koperasi dan UMKM,( Usaha Mikro, Kecil,Menegah) Kabupaten Jayapura bertempat diaula SMK N-1 Sentani, Selasa tanggal 19 Februari 2019.

Kepala dinas koperasi dan UMKM, (Usaha Mikro, Kecil,Menegah) Kabupaten Jayapura, Jhon Wikcklif Tegai kepada wartawan mengatakan,  tujuannya agar para pelaku usaha mikro kecil semuanya bisa mengarah kepada PON 2020.

“Makanya, kita latih usahanya sekaligus didata supaya kita bisa mengetahui berapa jumlah sebenarnya pelaku usaha mikro kecil yang ada di Kabupaten Jayapura,” katanya.

Jhon mengungkapkan, para pelaku usaha mikro kecil yang merupakan mama-mama asli Papua tak lain hanya membina usaha kuliner sekaligus didata sebab dengan data itu kita akan membuka galeri-galeri UMKM.

“Dalam waktu dekat kita akan buka galeri UMKM dan itu berada didekat kantor Koperasi dan UMKM. Jadi, sekarang mama-mama Papua akan difasilitasi mengingat selama ini tak mendapatkannya,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu mama Papua bernama, Hanace Bemey mengaku sangat senang sebab dengan ini kami bisa dilatih melakukan apa-apa saja guna memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Melalui ini, keluarga kami juga sudah terpenuhi. Sebelum saya sudah pernah mengikuti seperti ini dan pertama sekali pada tahun 2008. Dan setelah ikut pelatihan saya sudah mampu memproduksi 1000 bungkus keripik pisang dan itu sudah dipasarkan diseluruh toko-toko di Kabupaten Jayapura. Untuk harga perbungkus dihargai Rp 15.000 dan itu khusus untuk keripik pisang,” ujarnya.(vito)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment