25 Paguyuban Berkomitmen Peduli Kedamaian di Kabupaten Jayapura

By Admin 02 Okt 2019, 22:04:25 WIB DAERAH
25 Paguyuban Berkomitmen Peduli Kedamaian di Kabupaten Jayapura

Keterangan Gambar : 25 paguyuban ketika berkomitmen peduli kedamaian di Kabupaten Jayapura dengan penyematan pita sebagai simbol perdamaian dan persaudaraan.


Potret.Co Sentani- Sebanyak, 25 paguyuban di Kabupaten Jayapura bersama berkomitmen peduli kedamaian di Kota Sentani. Hal itu menyikapi situasi yang terjadi saat ini di Papua dan Papua Barat secara umum dan khusus di Kabupaten Jayapura yang diselenggarakan di Pendopo adat kampung sereh yang dikoordinator ondofolo Hele Wabhouw Kampung Sereh, Yanto Khomlay Eluay, Rabu (2/10/2019) malam.  Adapun ke-25 paguyuban itu antara lain, himpunan kerukunan  jawa madura, paguyuban keluarga besar bojonegoro,paguyuban nganjuk, pimpinan PT.Semuwa Group, paguyuban kerukunan maluku tengah, paguyuban palopo, paguyuban KSS, paguyuban KKP Pati, paguyuban menasupal trenggale, paguyuban banyumas,paguyuban PKJ jember,paguyuban ikwat demak, paguyuban ikawangi banyuwangi, paguyuban sosial kerukunan keluarga muna,(KSKN), ormas waraney minahasa, paguyuban Cycloop, Ikemal, paguyuban jawa barat, kerukunan sulawesi tengara, BKMT Kabupaten Jayapura, keluarga besar batak Sentani, kerukunan keluarga maluku utara, paguyuban magelang, arema magelang, keluarga besar Lapago, KNPI.  
Ondofolo Hele Wabhouw Kampung Sereh, Yanto Khomlay Eluay kepada wartawan mengatakan, terselenggaranya kegiatan ini tak lepas insiatif dari saya sebagai ondolofo kampung Sereh terlebih menyikapi situasi Papua dan Papua Barat khususnya di Kota Sentani,Kabupaten Jayapura apalagi dampak kejadian di Wamena menyebabkan,banyak pengungsi berada disini.
“  Kami sebagai ondofolo atau pemimpin masyarakat adat yang memiliki hak ulayat diatas tanah ini wajib menjaga siapapun yang hidup diatas wilayah adat kami. Tentunya,kami sebagai ondofolo akan melaksanakan itu sebagai amanat yang diberikan kepada kami sebagai ondofolo untuk wajib melindungi masyarakatnya yang berada diatas tanah adat kami,” katanya.
Disamping itu, Ia juga mengharapkan sesama kita harus saling membangun rasa persaudaraan apalagi yang telah hidup cukup lama diatas tanah kami. Dan kami berharap kepada para pengungsi yang berada di sini kami dari masyarakat adat turut belasungkawa,” harapnya.
Lanjutnya,kami sebagai ondofolo juga menjamin rasa aman bagi pengungsi Wamena apalagi mereka rata-rata mengalami rasa trauma dengan kejadian yang dialami dan diharapkan melalui kegiatan ini bisa menurunkan rasa trauma itu.
“Seluruh tokoh adat Sentani diundang bahkan eleman masyarakat termasuk paguyuban juga ikut didalamnya kegiatan ini namun yang berdomisli diatas tanah kami bahkan telah berkomitmen menjaga keamanan dan terus membangun rasa persaudaraan diatas tanah ini khusus di Kota Sentani,” tegasnya.(vito)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment