2020 Kapal Tol Laut Masuk Serui Lagi

By Admin 27 Jan 2020, 20:35:01 WIB EKONOMI
2020 Kapal Tol Laut Masuk Serui Lagi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Yapen, Daniel Tandilangi


Potret.co. Serui - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Yapen, Daniel Tandilangi, menegaskan jika di Tahun 2020, Kapal barang Tol Laut masih akan masuk ke Pelabuhan Serui.

Meski belum menerima jadwal trayek kapal Tol Laut tersebut, namun dijelaskan rute kapal program Presidan Joko Widodo tersebut meliputi Tanjung Perak, Ambon, Oransbari, Wasior, Serui, Waren, Reba, dan kembali ke Tanjung Perak.

"Jadwalnya kita belum terima, tapi pelabuhan serui masih dapat trayek dari Kapal barang tol laut," kata Daniel, saat di temui di ruang kerjanya, Senin (27/1/2020).

Untuk muatan, dijelaskannya, Kapal Tol Laut masih akan mengangkut bahan-bahan pokok seperti halnya semen, beras dan bahan pangan lainnya namun ada kategori-kategori khusus. 

"Barang-barang yang angkut masih sama tapi kita akan lihat kembali kategorinya,"ucapnya.

Dalam penggunaan jasa Tol Laut sendiri, Kepala Dinas PPKUKM Yapen katakan, akan melakukan kerja sama dengan beberapa distributor yang ada di Yapen dengan harapan dapat menstabilisasi harga lebih murah serta menjaga ketersediaan bahan pokok selain mengangkut menggunakan Kapal Pelni.

"Kita selalu menekan agar tidak meningkatkan harga tinggi di pasaran, jika tinggi maka akan di berikan teguran, dan dapat menjaga stok selalu aman oleh distributor yang kita melakukan kerja sama,"katanya. 

Untuk perbandingan harga bahan yang dimuat,  Danil mengaku jika Kapal Tol Laut merupakan  Kapal yang mendapatkan subsidi pemerintah. Dengan perbandingan harga dari luar Tol Laut 10 persen dari Kapal lainnya, dimana barang lebih murah di harga pasaran namun tidak begitu jauh harganya dari yang lainnya.

Penggunaan Kapal Tol Laut sendiri, di ungkapkan memiliki kendala saat balik ke Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal nampak kosong tanpa membawa bacang.

"Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah, red) kita di Papua termasuk Yapen, agar bagaimana kapal tol laut saat balik ke tanjung perak dapat juga membawa barang, seperti halnya hasil pangan".tutupnya.(min).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video