2 Hari, Tiga Gempa Tektonik Guncang Papua dan Papua Barat

By Admin 30 Jul 2020, 18:48:10 WIB KESEHATAN
2 Hari, Tiga Gempa Tektonik Guncang Papua dan Papua Barat

Keterangan Gambar : Ilustrasi Gempa. Foto: Ist



Jayapura, Potret.co -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah V Jayapura mencatat tiga kali gempa tektonik mengguncang wilayah Papua dan Papua Barat selama dua hari terakhir.


Gempa pertama melanda wilayah Kepulauan Yapen, Papua pada Selasa, 28 Juli 2020 pukul 10.03 WIT. Dari analisis BMKG, gempa berkekuatan 4,1 Magnitudo  terletak pada 1.79 Lintas Selatan dan 136.32 Bujur Timur  atau tepatnya berlokasi di darat pada 17 kilometer Tenggara Kepulauan Yapen di kedalaman 14 kilometer.


Gempa kedua melanda wilayah Kabupaten Jayapura, Papua pada Selasa, 28 Juli 2020 pukul 16:38:01 WIT. Analisis BMKG menunjukan kekuatan gempa mencapai 3,1 Magnitudo atau lebih lemah ketimbang gempa Kepulauan Yapen. 


Gempa tersebut terletak pada koordinat 2.42 Lintang Selatan dan 140.37 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di darat pada 18 kilometer Barat Laut Sentani pada kedalaman 10 kilometer. Getaran dirasakan oleh beberapa orang yang tinggal diam atau benda – benda ringan yang digantung bergoyang.


Terakhir, gempa melanda wilayah Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat, pada Rabu, 29 Juli 2020 pukul 15.07 WIT. Hasil analisis BMKG menunjukan gempabumi ini memiliki kekuatan 4,6 Magnitudo yang terletak pada koordinat 0.71 Lintang Selatan dan 134.32 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada 32 kilometer Timur Laut Manokwari dengan kedalaman 25 kilometer.


Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika  Wilayah V  Jayapura, Petrus Demon Sili menyebutkan, ketiga gempa merupakan gempa dangkal. Gempa di Yapen akibat akivitas Lajur Sesar Yapen, sedangkan gempa di Jayapura dan Manokwari akibat Sesar Lokal. 


Dia pun memastikan ketiga gempa tidak berpotensi Tsunami. Demikian juga hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). “Hasil pemodelan menunjukan gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Petrus dikutip dari siaran tertulis Info BMKG Papua, Kamis (30/7/2020). 


Petrus mengingatkan kepada masyarakat agar memastikan informasi resmi gempa hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi, baik Instagram/Twitter @infoBMKG, website BMKG atau melalui Mobile Apps wrs-bmkg atau infobmkg. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video